Penemuan orang yang diduga Suku Mante itu diunggah di YouTube oleh akun bernama HZTN.
Dalam video yang diunggah pada 22 Maret 2017 tampak kemunculan mendadak sesosok manusia kerdil membuat seorang pengendara sepeda motor terjatuh. Sosok itu lalu berlari sambil membawa kayu dan menghilang di tengah semak belukar.
Peristiwa itu terjadi di tengah sebuah hutan di Provinsi Aceh. pengunggah video, Fredo Pastrana, menolak untuk menyebutkan di mana tepatnya ia dan rekan-rekannya yang tengah mengendarai motocross itu bertemu makhluk misterius tersebut.
Salah satu yang kemudian mencuat adalah spekulasi bahwa sosok tersebut merupakan seorang anggota Suku Mante, yang telah lama menjadi legenda masyarakat Aceh.
Mante, yang disebut "orang pendek" atau pigmi, dikisahkan sebagai manusia pertama yang tinggal di kawasan Serambi Mekah tersebut. Mereka dikatakan hidup di kawasan hutan pedalaman dan selalu bersembunyi jika bertemu manusia lain dari luar.
Hingga saat ini belum pernah ditemukan bukti keberadaan suku itu di pedalaman walau menurut Daily Mail, ada catatan dari abad ke-17 bahwa dua orang anggota Suku Mante ditangkap dan diserahkan kepada Sultan Aceh.
Istilah "Mante"
Harian Kompas menyebutkan, nama Mante pertama kali diperkenalkan oleh Dr Snouck Hurgronje dalam bukunya, De Atjehers. Dia mengartikan Mante adalah istilah untuk tingkah kebodoh-bodohan dan kekanak-kanakan. Snouck sendiri mengaku belum pernah bertemu dengan Suku Mante.
Namun dalam kamus Gayo-Belanda karangan Prof Ibrahim Alfian, Mante dipakai untuk sekelompok masyarakat liar yang tinggal di hutan. Kamus lain, Gayo-Indonesia tulisan antropolog Nelalatua, Mante diartikan kelompok suku terasing.
Sementara itu, terkait keberadaan Suku Mante di Aceh, hingga hari ini tak ada yang mampu mengonfirmasi kebenaran cerita tersebut. Suku Mante masih tetap misterius.(#dari berbagai sumber)